Sports Massage, Pijat untuk Orang yang Aktif Berolahraga

Tubuh sering kali terasa lelah, tegang, dan pegal setelah melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang cukup berat. Tidak hanya itu, sendi dan otot pun bisa terasa nyeri. Kondisi tersebut sebetulnya wajar terjadi karena selama aktivitas fisik otot bekerja lebih keras daripada biasanya. Meskipun merupakan hal yang wajar, namun tetap saja hal tersebut membuat diri kita menjadi tidak nyaman, bukan begitu?
Jika kamu sering berolahraga dan sering nyeri tubuh setelahnya, kamu bisa mencoba melakukan sport massage. Nah, untuk lebih lengkapnya, yuk, simak artikel berikut!
Apa itu Sport Massage?
Sport massage adalah teknik pijat yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kondisi otot, mengurangi ketegangan, dan mendukung pemulihan tubuh, terutama pada orang yang aktif berolahraga.
Teknik pijat yang dilakukan pada sport massage akan berbeda pada setiap orang dan biasanya menggunakan teknik seperti pijatan, tekanan, dan gerakan pada jaringan lunak tubuh yang disesuaikan dengan kebutuhan seseorang. Misalnya pijatan yang dilakukan pada pelari atau orang yang sering berlari biasanya lebih banyak dilakukan di sekitar kaki, paha, betis, dan area sekitar pinggul.
Lalu, orang yang sering latihan beban maka pijatannya ya akan difokuskan di bagian otot yang paling banyak digunakan, seperti otot paha, otot bokong, otot punggung, dan otot dada.
Selain jenis olahraganya, terapis pijat juga umumnya dapat mempertimbangkan dari intensitas latihan, kondisi otot, tingkat ketegangan, riwayat cedera, dan tujuan pijat.
Manfaat Sport Massage
- Membantu mengurangi ketegangan otot
Olahraga dan aktivitas yang berat bisa menyebabkan otot menjadi tegang dan bisa timbul nyeri. Sport massage dapat membantu membuat otot yang tegang setelah berolahraga menjadi lebih rileks.
- Mengurangi rasa pegal dan nyeri otot
Dipijat dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman yang muncul setelah melakukan aktivitas fisik, terutama setelah latihan yang cukup intens.
- Mendukung proses pemulihan setelah olahraga
Sport massage dapat menjadi salah satu bagian dari pemulihan setelah berolahraga sehingga tubuh lebih siap untuk kembali beraktivitas.
- Membantu meningkatkan fleksibilitas
Pemijatan pada jaringan lunak dapat membantu mengurangi rasa kaku pada tubuh sehingga tubuh akan terasa lebih leluasa untuk bergerak.
- Memberikan efek relaksasi
Selain manfaat pada otot, sport massage juga dapat membantu tubuh terasa lebih rileks setelah melakukan aktivitas fisik.
- Bantu mempersiapkan tubuh sebelum berolahraga
Tidak hanya bisa dilakukan setelah olahraga, sport massage juga dapat dilakukan sebelum melakukan aktivitas fisik agar tubuh menjadi lebih siap saat berolahraga.
- Mencegah dan mengurangi risiko cedera
Apabila sport massage dilakukan sebelum olahraga,otot dan tubuh akan lebih soap ketika berolahraga, maka hal ini bisa membantu untuk cegah dan mengurangi risiko cedera.
Teknik Pijatan dalam Sport Massage
Terdapat berbagai macam teknik pijat, berikut beberapa teknik dasarnya:
- Effleurage
Gerakan mengusap panjang dan berirama yang biasanya digunakan pada awal dan akhir sesi. Berfungsi untuk meratakan minyak pijat, menghangatkan otot, dan meningkatkan sirkulasi darah di permukaan kulit.
- Petrissage
Gerakan meremas, menggulung, dan mengangkat otot. Teknik ini bisa hilangkan ketegangan pada lapisan otot yang lebih dalam, memecah jaringan parut, dan merangsang aliran getah bening.
- Friction
Teknik dengan memberikan tekanan yang lebih terarah pada bagian tubuh tertentu menggunakan jari, ibu jari, buku jari, atau bagian tangan lainnya. Gerakan ini dapat digunakan untuk memberikan stimulasi pada jaringan dan membantu mengatasi rasa kaku atau tegang pada area yang dipijat.
- Tapotement
Pijatan berupa menepuk, memukul ringan, atau mencincang dengan menggunakan sisi tangan yang bertujuan untuk menstimulasi sistem saraf dan mempersiapkan otot untuk kontraksi maksimal.
- Vibration
Teknik yang dilakukan dengan memberikan gerakan getaran secara cepat pada area tubuh tertentu. Gerakan ini dapat membantu memberikan rasa rileks dan mengurangi ketegangan pada kelompok otot yang dipijat.
Perbedaan Sport Massage dengan Pijat Biasa
Jangan salah, sport massage ternyata tidak sama dengan pijat biasa lho! Terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya, terutama dari segi tujuan dan teknik yang digunakan.
Sport massage secara khusus ditujukan bagi orang yang aktif melakukan aktivitas fisik atau olahraga, sehingga teknik pijatnya dapat disesuaikan dengan jenis olahraga, intensitas latihan, kondisi otot, serta kebutuhan individu.
Pemijatan pada sport massage ini dilakukan untuk membantu mengurangi ketegangan otot, menjaga kelenturan tubuh, dan mendukung proses pemulihan setelah berolahraga.
Sementara itu, pijat biasa umumnya lebih berfokus pada relaksasi, mengurangi rasa pegal, dan memberikan rasa nyaman pada tubuh tanpa secara khusus mempertimbangkan aktivitas olahraga yang dilakukan.
Kapan Sebaiknya Melakukan Sport Massage?
Pada atlet, sport massage ini biasanya dilakukan ketika sebelum, di sela-sela, dan sesudah latihan atau olahraga. Namun untuk kamu yang bukan atlet namun sering berolahraga, pijat dapat dilakukan pada waktu yang berbeda tergantung pada tujuan dan kondisi tubuh.
Kamu bisa sport massage sebelum berolahraga agar tubuh terasa lebih siap untuk melakukan aktivitas fisik. Namun, jika dirasa tidak diperlukan maka tidak perlu. Meskipun begitu, kamu harus tetap pemanasan sebelum melakukan olahraga agar otot lebih siap dan mengurangi resiko cedera.
Nah, agar lebih nyaman saat melakukan berbagai gerakan pemanasan dan stretching, kamu dapat menggunakan yoga mat sebagai alas latihan. Kamu bisa pakai yoga mat Bodimax saat melakukan pemanasan di rumah maupun di gym.
Bagi orang yang memiliki jadwal latihan rutin, sport massage dapat menjadi bagian dari pemulihan di antara sesi latihan. Waktu pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan intensitas latihan dan kondisi tubuh.
Lalu, sport massage bisa dilakukan setelah berolahraga untuk membantu mengurangi ketegangan dan rasa tidak nyaman pada otot serta memberikan efek relaksasi setelah tubuh melakukan aktivitas fisik.
Jika rasa nyeri cukup berat muncul secara tiba-tiba atau disertai pembengkakan maupun cedera, sebaiknya hindari melakukan sport massage. Sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan terlebih dahulu.
Harga Sport Massage
Harga sport massage dapat berbeda-beda tergantung pada tempat layanan, durasi pemijatan, teknik yang digunakan, serta fasilitas yang ditawarkan. Sesi dengan durasi yang lebih lama atau layanan yang dilakukan secara khusus tentunya memiliki tarif yang lebih tinggi.
Selain itu, sport massage yang dilakukan di klinik, pusat kebugaran, atau dengan layanan home service juga dapat memiliki kisaran harga yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum dipijat sebaiknya tanyakan terlebih dahulu mengenai durasi sesi, jenis layanan yang diberikan, serta biaya yang perlu dibayarkan agar kamu dapat memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.









