8 Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori

Salah satu alasan mengapa orang rutin berolahraga yaitu karena ingin menurunkan berat badan dan ingin memiliki tubuh yang ideal. Ketika berolahraga, tubuh akan menggunakan energi sehingga kalori ikut terbakar.

Semakin tinggi intensitas dan semakin lama durasi olahraga, umumnya semakin besar pula jumlah kalori yang dibakar. Semua olahraga memang dapat membakar kalori, namun tahukah kamu bahwa ada beberapa olahraga yang paling banyak membakar kalori meski hanya dilakukan sebentar? Nah, berikut ini olahraga yang paling banyak membakar kalori:

1. HIIT (High-Intensity Interval Training)

    HIIT (High-Intensity Interval Training) adalah metode latihan yang menggabungkan gerakan berintensitas tinggi dengan periode istirahat singkat atau aktivitas ringan. Berikut beberapa contoh gerakan HIIT yang bisa dilakukan:

    • Jumping jacks, gerakan melompat sambil membuka kedua kaki ke samping dan mengangkat kedua tangan di atas kepala, kemudian kembali ke posisi semula 
    • Squat, gerakan menekuk lutut dan pinggul untuk melatih otot paha, pinggul, dan bokong.
    • Sit-up, gerakan mengangkat tubuh dari posisi berbaring untuk memperkuat otot perut.
    • Push-up, gerakan mengangkat dan menurunkan tubuh dengan bertumpu pada kedua tangan dan ujung kaki .
    • Plank, posisi menahan tubuh dengan tangan dan kaki sebagai tumpuannya.
    • Burpee, gerakan kombinasi push-up diikuti dengan lompatan vertikal untuk melatih kekuatan sekaligus daya tahan kardio.
    • Mountain Climbers, posisi tubuh seperti push-up lalu tarik lutut kanan ke arah dada, lalu bergantian dengan lutut kiri dengan gerakan cepat seperti sedang berlari di lantai.

    Melakukan HIIT selama 30 menit dapat membakar sekitar 300 hingga 500 kalori. Jika dilakukan selama 1 jam bisa hingga 1.000 kalori. Selain itu, HIIT juga memiliki efek afterburn atau Excess Post-exercise Oxygen Consumption (EPOC), yaitu kondisi ketika tubuh tetap membakar kalori setelah latihan selesai untuk memulihkan diri.

    Sebelum melakukan HIIT pastikan pemanasan terlebih dulu agar tidak cidera. Setelah itu, lakukan gerakan intensitas tinggi, seperti jumping jack, burpee atau  mountain climber selama 20 hingga 45 detik, kemudian istirahat atau lakukan gerakan ringan, seperti berjalan di tempat, selama 10 hingga 30 detik. Lakukan pola gerakan tersebut selama 20 hingga 30 menit sesuai dengan kesanggupan tubuh.

    2. Lari

      Lari merupakan olahraga yang gerakannya melibatkan hampir seluruh otot tubuh terutama otot kaki, otot inti, dan otot pinggul, sehingga mampu meningkatkan detak jantung, melatih daya tahan, serta memperkuat sistem kardiovaskular.

      Olahraga lari menjadi salah satu olahraga yang paling efektif untuk membakar kalori dan membantu menurunkan berat badan. Jumlah kalori yang terbakar saat berlari bergantung pada berat badan, kecepatan, durasi, dan medan atau jalan yang dilalui. 

      Rata-rata kalori yang dibakar saat berlari dengan kecepatan sedang hingga cepat selama 30 menit yaitu sekitar 200 hingga 500 kalori. Jika dilakukan selama satu jam, kalori yang bisa  terbakar yaitu mencapai sekitar 600 hingga 1.100 kalori, terutama jika berlari dengan kecepatan tinggi atau di medan yang menanjak. 

      3. Jalan cepat

        Jangan meremehkan olahraga jalan kaki. Tidak hanya minim budget, jalan cepat juga dapat membakar banyak kalori lho! Jika kamu mencari olahraga yang murah dan tidak ingin melakukan olahraga yang berat tapi tetap ingin membakar banyak kalori, kamu bisa mencoba jalan kaki.

        Kalori yang dibakar ketika jalan cepat bergantung pada berat badan, kecepatan, durasi, dan medan jalan yang dilalui. Jalan cepat selama 30 menit bisa membakar kalori mulai dari 150 hingga 300 kalori. Semantara berjalan cepat selama 1 jam bisa membakar kalori sekitar 300 hingga 500 kalori.

        Jika ingin menurunkan berat badan dengan cepat, kamu bisa mencoba rutin jalan kaki minimal 3 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit. 

        4. Lompat tali

          Salah satu pilihan olahraga untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan adalah lompat tali. Olahraga lompat tali ini bisa membakar banyak kalori. Kalori yang bisa terbakar saat lompat tali sekitar 30 menit yaitu 350 hingga 500 kalori dan jika lompat tali dilakukan selama 1 jam, kalori yang dibakar bisa hingga 700 sampai 1.000 kalori.

          Selain dapat membakar kalori dengan cepat, lompat tali juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, meningkatkan kepadatan tulang, melatih koordinasi dan keseimbangan, dan bisa meningkatkan fokus otak. Hal ini karena gerakan lompat tali melibatkan koordinasi antara tangan dan kaki serta mengaktifkan berbagai kelompok otot, terutama otot betis, paha, bahu, lengan, dan otot inti.

          5. Boxing

            Boxing atau tinju adalah olahraga seni bela diri yang mengkombinasikan latihan kardio dan kekuatan melalui berbagai gerakan. Olahraga boxing tidak hanya dilakukan di atas ring saja tapi bisa juga dilakukan di pusat latihan kebugaran atau gym. Gerakan yang dilakukan saat boxing di gym yaitu memukul samsak, latihan footwork (gerak atau langkah kaki), dan latihan pertahanan.

            Dalam satu sesi latihan 30 menit, boxing mampu membakar kalori dalam jumlah yang cukup besar yaitu sekitar 300 hingga 400. Jika dilakukan selama 1 jam dengan intensitas sedang hingga tinggi, kalori yang terbakar dapat mencapai sekitar 500 hingga 800 kalori. 

            6. Bersepeda

              Olahraga bersepeda bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin melakukan olahraga santai dan menyenangkan tapi bisa banyak membakar kalori. Bersepeda selama 30 menit dapat membakar kalori sebanyak 250 hingga 500 kali, sementara bersepeda selama 1 jam bisa membakar 500 hingga 900 kalori.

              Tidak hanya banyak membakar kalori, olahraga ini juga bisa menjaga kesehatan jantung, serta melatih kekuatan otot bagian bawah tubuh. Bersepeda tergolong olahraga dengan dampak rendah (low impact), sehingga lebih ramah bagi persendian dibandingkan beberapa olahraga lainnya. 

              Bersepeda tidak hanya bisa dilakukan di luar rumah, tapi bisa juga di dalam rumah. Bagi kamu yang malas keluar atau tidak punya banyak waktu, bisa mencoba sepeda statis Bodimax. Bersepeda menggunakan sepeda statis ini sama manfaatnya dengan bersepeda di luar ruangan.

              Salah satu kelebihan sepeda statis dari Bodimax ini yaitu terdapat stand holder untuk penyimpanan gadget, sehingga kamu bisa menonton film atau mendengarkan musik selagi bersepeda.

              7. Renang

                Olahraga renang adalah satu satu olahraga kardiovaskular (aktivitas fisik berirama yang memacu detak jantung dan pernapasan) yang paling efektif untuk membakar kalori. 

                Jumlah kalori yang dibakar tergantung pada durasi serta gaya renang apa yang dilakukan. Rata-rata kalori yang dibakar saat berenang yaitu sekitar 300 hingga 900 kalori. Nah jika kamu merasa lapar setelah berenang, itu adalah hal yang wajar. Hal ini karena berenang membutuhkan energi yang besar dan berarti kalorinya sudah terbakar.

                Selain dapat membakar banyak kalori, berenang juga bisa membantu membangun massa otot, mengurangi nyeri sendi, menyehatkan jantung dan paru-paru serta bisa meredakan stress.

                8. Senam

                  Gerakan senam melibatkan hampir seluruh anggota tubuh sehingga banyak membakar kalori. Terdapat 3 jenis senam yang bisa kamu coba jika ingin membakar banyak kalori, yaitu senam aerobik, senam ritmik, dan senam lantai.

                  • Senam aerobik

                  Senam aerobik adalah jenis senam yang menggabungkan rangkaian gerak dengan irama musik berkelanjutan dalam durasi waktu tertentu. Senam aerobik gerakannya cenderung cepat. dilakukan secara terus-menerus, dan biasanya diiringi musik yang bersemangat. Melakukan senam aerobik bisa membakar sekitar 200 hingga 700 kalori tergantung durasi.

                  • Senam ritmik

                  Senam ritmik atau senam irama adalah jenis senam yang menggabungkan gerakan tubuh dengan irama musik atau hitungan tertentu. Gerakannya lebih lambat dan menekankan pada kelenturan tubuh, koordinasi, dan keseimbangan tubuh. Senam ritmik ada yang menggunakan alat seperti bola atau hoop dan ada juga yang tidak pakai alat.

                  Sekitar 100 hingga 500 kalori dapat dibakar jika melakukan senam ritmik selama sekitar 30 menit hingga 1 jam.

                  • Senam lantai

                  senam lantai adalah senam yang dilakukan di atas matras tanpa menggunakan alat bantu. Gerakannya meliputi berbagai teknik seperti roll depan, roll belakang, handstand, headstand, kayang, dan sikap lilin. Senam ini lebih berfokus pada kekuatan otot, kelenturan, keseimbangan, dan penguasaan teknik gerakan tubuh. 

                  Itu tadi jenis-jenis olahraga yang dapat membakar banyak kalori. Selamat mencoba!