Kenali Apa Itu Pilates, Olahraga yang Jadi Tren!

Pilates bukan lah olahraga baru, namun popularitasnya baru meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pilates menjadi populer dan disukai banyak orang bukan hanya karena tren di media sosial saja, tapi juga karena manfaatnya bagi kesehatan tubuh.
Untuk kamu yang ingin cari tau lebih banyak tentang pilates sebelum mencobanya, yuk simak artikel berikut!
Olahraga Pilates
Pilates adalah jenis olahraga yang berfokus pada kekuatan otot inti (core), postur tubuh, keseimbangan, fleksibilitas, dan kontrol gerakan. Gerakannya dilakukan secara perlahan dan terkontrol sambil mengatur pernapasan.
Olahraga inni termasuk pada olahraga low-impact, yaitu olahraga dengan beban yang rendah. Namun melakukan pilates secara rutin bisa melatih kekuatan, ketahanan, dan fleksibilitas otot. Gerakan-gerakan pilates terlihat sederhana dan mudah dilakukan, tapi sebenarnya gerakannya cukup menantang dan sulit dilakukan jika tidak sering latihan
Jenis-Jenis Pilates
Terdapat berbagai jenis pilates yang bisa dilakukan. Setiap jenisnya memiliki metode latihan dan manfaat yang berbeda. Berikut beberapa jenisnya:
- Mat Pilates
Seperti namanya, jenis pilates ini dilakukan di atas mat atau matras lantai tanpa menggunakan mesin atau alat besar. Gerakan yang dilakukan mengandalkan berat badan sendiri, gravitasi, serta teknik pernapasan yang terkontrol.
Mat pilates cocok dilakukan untuk para pemula dan aman dilakukan oleh berbagai kalangan usia.
- Pilates Reformer
Pilates reformer adalah salah satu jenis pilates yang terkenal dan banyak digemari banyak orang. Pilates reformer merupakan latihan pilates yang menggunakan alat khusus bernama Reformer.
Gerakannya dirancang untuk melatih tubuh secara menyeluruh, terutama untuk otot inti, punggung, dan panggul. Pilates jenis ini gerakannya bisa disesuaikan untuk segala usia dan tingkat kebugaran, termasuk bagi pemula atau yang sedang dalam proses rehabilitasi cedera.
- Cadillac Pilates
Cadillac pilates adalah jenis latihan pilates yang memerlukan alat khusus yang disebut dengan cadillac atau trapeze table dengan tujuan untuk memperkuat otot inti, memperbaiki postur tubuh, dan meningkatkan kelenturan serta keseimbangan tubuh.
- Clinic Pilates
Pilates jenis ini berbeda dengan pilates pada umumnya. Clinic pilates ikembangkan oleh fisioterapis untuk tujuan medis, terutama rehabilitasi cedera, gangguan tulang belakang, atau kondisi kesehatan kronis, seperti osteoporosis dan nyeri punggung bawah.
- Tower Pilates
Tower pilates merupakan gabungan antara mat pilates dan penggunaan alat tower, yang berupa tiang dan pegas yang dipasang vertikal di salah satu sisi reformer. Gerakan tower pilates lebih bervariasi dan menantang dibandingkan pilates lainnya.
Latihan tower pilates berfokus pada penguatan otot inti, lengan, dan kaki. Jika dilakukan dengan rutin, postur tubuh akan membaik dan kestabilan serta fleksibilitas tubuh bisa meningkat.
Gerakan- Gerakan Dasar
Bagi pemula, gerakan dasar pilates dapat dilakukan menggunakan matras tanpa memerlukan alat khusus sehingga bisa dilakukan di rumah. Berikut beberapa gerakan dasar pilates:
- Pelvic Curl
Cara melakukannya adalah dengan berbaring telentang, menekuk kedua lutut, dan meletakkan telapak kaki di matras. Kencangkan otot perut, lalu angkat panggul secara perlahan hingga tubuh membentuk garis miring dari bahu ke lutut. Tahan sebentar, kemudian turunkan panggul secara terkontrol.
- The Hunderd
Untuk pemula, mulailah dengan berbaring telentang dan menekuk lutut. Angkat lengan sedikit dari matras, lalu gerakkan lengan naik turun dalam gerakan kecil sambil mengatur napas. Kamu tidak harus mengangkat kepala dan bahu jika leher terasa tegang. Mulailah dengan durasi pendek sesuai kemampuan.
- Single Leg Stretch
Gerakan ini dimulai dengan berbaring telentang dan mengangkat kedua kaki dengan lutut ditekuk. Tarik satu lutut mendekati dada, sementara kaki lainnya diluruskan sesuai kemampuan. Ganti posisi kaki secara bergantian dengan gerakan terkontrol. Jaga punggung tetap nyaman menempel pada matras dan jangan memaksakan kaki terlalu rendah.
- Spine Stretch Forward
Spine Stretch Forward merupakan gerakan Pilates yang melatih kontrol tulang belakang dan membantu meningkatkan fleksibilitas bagian belakang tubuh.
Untuk melakukan gerakan ini, duduk dengan kedua kaki diluruskan ke depan lalu rentangkan kedua lengan ke depan, lalu condongkan tubuh ke depan secara perlahan s sesuai kemampuan.
Jika kamu ingin mencoba gerakan-gerakan dasar pilates ini, kamu bisa menggunakan matras Bodimax. Matras dari Bodimax ini bisa membantu kamu mencoba gerakan pilates dengan nyaman dan aman.
Manfaat Pilates
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pilates memiliki beragam manfaat yang baik untuk tubuh. Berikut manfaatnya:
- Memperbaiki postur tubuh
Terlalu lama duduk atau bekerja di depan komputer bisa membuat tubuh menjadi bungkuk dan postur tubuhnya tidak baik. Melakukan pilates dengan rutin bisa memperbaiki postur tubuh.
- Mengurangi nyeri leher, bahu, dan punggung
Banyak kasus nyeri leher bahu dan punggung disebabkan karena otot inti yang lemah, otot tegang, dan postur tubuh yang kurang baik. Melakukan pilates bisa membantu mengurangi nyeri tersebut karena latihan yang dilakukan berfokus pada penguatan otot inti (core), perbaikan postur tubuh, serta peningkatan fleksibilitas dan stabilitas tulang belakang.
- Membantu kurangi stres
Ketika melakukan Pilates, seseorang diharuskan untuk fokus pada setiap gerakan dan mengatur pola pernapasan dengan baik. Hal ini bisa memberikan efek tenang dan rileks pada tubuh.
Melakukan pilates bisa merangsang pelepasan hormon endorfin atau hormon bahagia, sehingga suasana hati bisa menjadi lebih baik dan bisa mengurangi perasaan cemas maupun stres.
Perbedaan Pilates dan Yoga
Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa pilates dan yoga adalah olahraga yang sama. Namun, keduanya merupakan olahraga yang berbeda.
Perbedaan utama Pilates dan yoga terletak pada fokus dan tujuan latihannya. Pilates lebih berfokus pada kekuatan otot inti dan kontrol gerakan, sedangkan yoga lebih menekankan keseimbangan tubuh, fleksibilitas, pernapasan, serta kesadaran pikiran dan tubuh. Dalam berbagai latihan yoga juga mencakup meditasi dan aspek spiritual
Lalu, gerakan pilates umumnya menggunakan berat badan sendiri atau menggunakan alat bantu seperti resistance band, bola kecil, atau mesin reformer. Sementara itu, gerakan yoga biasanya terdiri dari berbagai pose yang dilakukan dengan posisi tertentu atau dirangkai menjadi aliran gerakan yang berkesinambungan atau bersambung.
Nah, jadi kesimpulannya pilates adalah jenis olahraga yang berfokus pada kekuatan otot inti (core), postur tubuh, keseimbangan, fleksibilitas, dan kontrol gerakan. Gerakannya dilakukan secara perlahan dan terkontrol sambil mengatur pernapasan.











